Profil

My photo

Blogger, Digital Imaging, Photography
Blog Status: Terjadwal

Friday, February 4, 2011

Kanker Payudara: Ciri-ciri, penyebab dan penyembuhan

Not your language? Choose your language here
Waktu liburan kenaikan kelas 3 SMP saya pernah merasakan ada yang aneh di puting susu saya confused. Ada benjolan di dalam puting susu saya di dada sebelah kanan dan kalo ditekan terasa enak sakit. Tonjolan pertama cuma ada di dada sebelah kanan saya. Saya kira pertama hal yang biasa aja, tapi udah lama didiemin benjolannya gak mau hilang malah ada benjolan kedua yang muncul lagi di dalam puting susu di dada kiri saya.

Saya mulai gawat, saya nyari info di internet tentang benjolan di dalam puting susu. Pas saya lihat infonya... OMG surprise! itu salah satu ciri2 kanker payudara!! Saya baca lagi lebih lanjut cerita bokep infonya apa ada lagi ciri2 yang lain yang ada di saya. Untung cuma ada bejolan itu aja, yang lain belum ada. Akhirnya saya putuskan hubungan untuk bertanya kepada orang tua. Dan walhasil katanya itu bertanda kalo dada saya mau membidang, jadi saya bisa merasa lega whew! kalo saya gak terkena penyakit kanker payudara.

Jadi karena cerita tersebut saya ingin berbagi info yang saya baca tentang kanker payudara. Karena saya bukan dokter dan masih awam tentang penyakit saya gak mau ngawur ngasi penjelasan. Jadi terpaksa saya copas artikelnya Blue Repost. Ok, cekidot dude...

Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.
Gejala Klinis Gejala klinis kanker payudara dapat berupa :
  • Benjolan pada payudara Umumnya berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, makin lama makin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.
  • Erosi atau eksema puting susu Kulit atau puting susu tadi menjadi tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan sampai menjadi oedema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk (peau d’orange), mengkerut, atau timbul borok (ulkus) pada payudara. Borok itu makin lama makin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah.
  • Pendarahan pada puting susu.
  • Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul kalau tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau kalau sudah ada metastase ke tulang-tulang.
  • Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh.
Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut:
  • Terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara);
  • Adanya nodul satelit pada kulit payudara;
  • kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa;
  • terdapat model parasternal;
  • terdapat nodul supraklavikula;
  • adanya edema lengan;
  • adanya metastase jauh;
  • serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain
Penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: * Faktor reproduksi Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas,
  • Menarche pada umur muda,
  • Menopause pada umur lebih tua,
  • Kehamilan pertama pada umur tua.
  • Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.
  • Penggunaan Hormon eksogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang bermakna pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker ini sebelum menopause. Penyakit fibrokistik pada wanita dengan adenosis, fibroadenoma, dan fibrosis, tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Pada hiperplasis dan papiloma, risiko sedikit meningkat 1,5 sampai 2 kali. Sedangkan pada hiperplasia atipik, risiko meningkat hingga 5 kali.
  • Obesitas Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.
  • Konsumsi lemak Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Willet dkk., melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun.
  • Radiasi Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur.
  • Riwayat keluarga dan faktor genetik Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan ini pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara.
Penyembuhan kanker payudara tergantung dari stadium klinik penyakit si penderita. Semakin dini stadium si penderita semakin besar kemungkinan untuk sembuh.
Penyembuhan kanker payudara bisa dengan cara : Mastektomi ( operasi pengangkatan payudara ).
Ada 3 jenis mastektomi (Hirshaut & Pressman, 1992):
  1. Modified Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara, jaringan payudara di tulang dada, tulang selangka dan tulang iga, serta benjolan di sekitar ketiak.
  2. Total (Simple) Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara saja, tetapi bukan kelenjar di ketiak.
  3. Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan sebagian dari payudara. Biasanya disebut lumpectomy, yaitu pengangkatan hanya pada jaringan yang mengandung sel kanker, bukan seluruh payudara. Operasi ini selalu diikuti dengan pemberian radioterapi. Biasanya lumpectomy direkomendasikan pada pasien yang besar tumornya kurang dari 2 cm dan letaknya di pinggir payudara.
  • Yang dimaksud penyinaran/radiasi adalah proses penyinaran pada daerah yang terkena kanker dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma yang bertujuan membunuh sel kanker yang masih tersisa di payudara setelah operasi .
    Efek pengobatan ini tubuh menjadi lemah, nafsu makan berkurang, warna kulit di sekitar payudara menjadi hitam, serta Hb dan leukosit cenderung menurun sebagai akibat dari radiasi.
  • Kemoterapi adalah proses pemberian obat-obatan anti kanker dalam bentuk pil cair atau kapsul atau melalui infus yang bertujuan membunuh sel kanker. Tidak hanya sel kanker pada payudara, tapi juga di seluruh tubuh.
    Efek dari kemoterapi adalah pasien mengalami mual dan muntah serta rambut rontok karena pengaruh obat-obatan yang diberikan pada saat kemoterapi.
sumber: http://www.bambangoke.com/2009/08/ciri-ciri-dan-cara-penyembuhan-kanker-payudara.html

Kalo pengen tau kayak gimana orang kena kanker payudara, cari aja gambarnya di Google, sangat menjijikan sick. Jadi dari sekarang mulai berdoa agar gak terkena penyakit ini dan bersyukur kita udah diberikan kesehatan oleh Tuhan yang Maha Esa, karena kesehatan itu mahal. Ya, demikian posting kali ini.

Save And Share : Kanker Payudara: Ciri-ciri, penyebab dan penyembuhanTweet This ! (Click On It For Url Shortening) Share On Facebook ! Share On Google Buzz ! Add To Del.icio.us ! Share On Digg ! Share On Reddit ! Share On LinkedIn ! Post To Blogger ! Share On StumbleUpon ! Share On Friend Feed ! Share On MySpace ! Share On Yahoo Buzz ! Get These Share Buttons ! Share On Google Reader ! Google Bookmark ! Send An Email ! Blog Feed !

Subscribe in a reader

Silahkan masukan alamat email anda disini untuk berlangganan artikel dari blog ini GRATIS:

Artikel menarik lainnya:



1 comment:

Kalo mau komen disini inget No SPAM, No PORN, No SARA (Seks, Agama, Ras dan Anatomi), karena komen seperti itu akan saya hapus!
Jika anda ingin mereply/membalas komentar, klik tulisan "Reply" dan tulis komentar anda

Terima kasih atas kunjungannya, semua komentar akan saya hargai :)

Blog ini DOFOLLOW